Cara Menentukan Komputer Sesuai Budget dan Kebutuhan

Cara Menentukan Komputer Sesuai Budget dan Kebutuhan


Dalam menentukan komputer yang sesuai budget dan kebutuhan memang agak sulit. Namun, tidak salahnya sebelum menentukan komputer mana yang ingin anda beli atau rakit sendiri ada baiknya perhatikan cara - cara berikut:

Maksimalisasi alokasi dana untuk kebutuhan PC anda.
Pertanyaan sederhana yg nantinya berdampak langsung pd performa PC anda; "Apakah Alokasi Dana tadi sudah tidak dapat ditambah lagi?", jika jawaban anda "Iya, sudah tidak dapat ditambah lagi", berarti anda sudah memenuhi 1 faktor yg menyebabkan pembelian PC anda itu TEPAT, alias TIDAK SALAH. (karena anggaran sudah maksimal, bukan hanya kira2 “sekian” atau kalo bisa sih lebih murah (kalimat yg mubazir, karena akhirnya pun tidak dijadikan pertimbangan bagi assembler (perakit)). Meski pada akhirnya harga bisa lebih / kurang dari anggaran yang anda sebutkan.

Kenali betul akan kebutuhan PC anda.
Sebelum membeli jika anda kurang yakin, setidaknya anda memiliki seseorang / penjual yg dapat anda percaya. & ceritakan / definisikan PC yang seperti apa & untuk apa nantinya akan digunakan / lebih sering menggunakan aplikasi apa (lebih rinci / spesifik lebih baik).

Realistis dalam membeli & menilai hardware / PC yg akan anda beli.
contoh :
Jika konfigurasi hardware utk PC saya saat ini, kemungkinan akan mengalami masa kadaluarsa fitur pada umur "sekian" tahun (karena percepatan teknologi), kemungkinan PC saya akan mengalami kerusakan pada umur "sekian" tahun (karena usia). Dari sini artinya anda menambahkan 1 pertimbangan yang berpengaruh lagi terhadap pembelian PC, apakah hardware yg dibeli itu baru/ bekas, fitur hardware sebaiknya seperti apa (jika berencana utk upgrade nanti), masa garansi berapa lama, issue ttg ketahanan produk, dll.

Pertimbangan teknologi terbaru dalam merakit PC.
Akan lebih baik lagi jika anda membidik sampai dengan fitur eksklusif dari beberapa hardware.
contohnya:
Fitur mainboard / motherboard sudah mendukung teknologi terkini, baik dukungan (support) processor generasi mendatang, konektor SATA III (6Gbps_RAID Mode) USB 3, dual / triple channel DDR3 dll jika perlu.

Ada baiknya anda berstrategi jika PC yg anda beli dioptimalisasi "SEMENTARA" pada hardware tertentu.
contoh:
Optimalisasi hanya pada processor & mainboard (integrated VGA) krn pertimbangan anda dlm jangka waktu dekat akan segera membeli VGA sesuai dengan kriteria anda, karena ini pun bs dijadikan alternatif terbaik jika dibandingkan anda memilih utk mengalokasikan dana nya pada seluruh hardware termasuk VGA dg dana yg tersedia hari ini.

Jangan terburu - buru
Jika dana yg tersedia sedikit lagi mencapai harga PC yg anda butuhkan / inginkan. Ada baiknya jika anda bersabar menunggu sampai dana tersebut cukup untuk mendapatkan PC yg benar2 anda butuhkan / inginkan, kecuali jika kebutuhan akan PC mendesak (alternatif No.5 bisa dijadikan pilihan terbaik).

Saran bagi anda yg berniat untuk membeli PC kelas Mid (& berencana utk upgrade) s/d High end.
Saran Kami:
  1. Menggunakan Operating System (Windows, linux, etc) dengan platform 64bit seolah adalah keharusan, agar kinerja proccesor anda yg sudah dimungkinkan telah mendukung arsitektur 64bit bekerja dg optimal, termasuk kapasitas memory (RAM) anda yg kemungkinan diatas 3GB akan terbaca seluruhnya hingga mencapai >16GB.
  2. Menyediakan budget untuk membeli Power Suppy Unit (PSU), karena PSU meski umumnya jarang menjadi topik, tp sesungguhnya PSU memiliki peran yg paling vital atas kelangsungan hidup hardware anda, karena langsung mendapatkan supply arus, daya & tegangan secara internal dari PSU, jika bs diibaratkan spt jantung yg menyuplai darah (dalam hal ini arus, daya & tegangan listrik internal PC) ke setiap komponen / hardware yang terintegrasi. 
  3. Arus, daya & tegangan listrik eksternal pun juga tidak bisa diabaikan begitu saja. Antisipasi sederhana untuk stabilitas arus, daya & tegangan listrik eksternal dgn menyediakan Stabilizer (yg didalamnya terdapat AVR (Automatic Voltage Regulator) => biasanya stabilizer jenis ini beratnya bisa mencapai >4x dr stabilizer tanpa AVR. & akan lebih baik lagi jika anda memiliki UPS (Uninteruptable Power Supply) dgn AVR di dalamnya. Dampak buruk yg biasanya sering ditimbulkan dari kurangnya suplai daya / naik turunnya tegangan adalah, harddisk yg lebih singkat umurnya, kapasitor yg mudah meleleh (rusak) meski umumnya untuk Main Board sekarang sudah dilengkapi dg solid kapasitor & beberapa dampak negatif lain seperti beberapa komponen lain yg mungkin akan bernasib sama. Kenapa hal ini kami rasa penting untuk disampaikan, karena menurut kami selain kesehatan anda, diri anda & lingkungan terdekat anda, harddisk merupakan aset yg tak ternilai juga harganya dimana menyimpan data2 berharga anda.
Setelah komputer anda miliki, mungkin anda bertanya - tanya... aplikasi apa yang wajib ada di komputer? Jawabannya Klik disini
Posted by Erwan Setiawan, Published at 04.00

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1. Blog ini sudah dofollow
2. Jangan live link
3. Jika blog ini berguna buat anda, klik follow demi kemajuan blog ini dan anda sekalian.

Terima Kasih Bagi yang sudah berkomentar dan memfollow blog ini.

Copyright © 2013 RICH KONTEN | Design By Pathmo Media And Supported By Jajal-SEO